Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Proses Pembuatan Jamu, produk layanan usaha Jurusan APHP, SMKN 1 Nanggulan. /Istimewa.
JOGJA—Pendidikan merupakan usaha membangun dan menciptakan manusia seutuhnya. Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional memberikan warisan pemikiran yang pokok bagi dunia Pendidikan di Indonesia.
Ajaran Ki Hajar Dewantara yang terkenal mengenai konsep “Trikon” yaitu Kontinuitas, Konvergensi, Konsentris. Kontinuitas artinya bersifat berkesinambungan dan tidak terputus. Konvergensi artinya harus terbuka terhadap pengaruh dari luar namun harus tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa. Konsentris bahwa harus berpusat pada internal sehingga strategi harus disesuaikan dengan kebutuhan didalam organisasi.
Ajaran Trikon Ki Hajar Dewantara sangat relevan dengan konsep pengembangan manajemen sekolah, khususnya bagi SMK yang menjadi SMK BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). SMK BLUD adalah sebuah bentuk pengelolaan sekolah yang memberikan kewenangan yang lebih besar kepada sekolah dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya lainnya. SMK BLUD diarapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan dengan dunia kerja.
Penerapan Ajaran Trikon Menuju SMK BLUD, meliputi:
Sekolah memiliki visi dan misi yang jelas, serta program pengembangan yang berkelanjutan. Kurikulum yang ada relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Perencanaan program pembelajaran dibuat supaya bisa mengakomodir kebutuhan guru dan siswa.
Sekolah harus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti dunia industri, perguruan tinggi, dan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan dan memperluas jaringan kerja sama dari layanan yang disediakan.
Sekolah harus memberikan perhatian yang lebih besar pada kebutuhan peserta didik, baik akademik maupun non-akademik. Sekolah perlu meningkatkan sumberdaya manusia dan mengoptimalkan sumber daya yang ada.
Penerapan Konsep Trikon pada SMK BLUD berkontribusi pada capaian Peningkatan kualitas lulusan, Peningkatan efisiensi pengelolaan, serta Peningkatan relevansi dengan dunia kerja. Konsep Trikon yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara memberikan gagasan yang kuat untuk pengelolaan SMK BLUD yaitu melalui pendekatan konsentris, konvergen, dan kontinyu terutama dalam dalam pengelolaan sumberdaya yang ada.
*Penulis adalah staf TU SMK Nanggulan, Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.