OPINI: Bisnis Masa Kini, Menjanjikan di Masa Depan

Salah satu petani kopi Suroloyo, Windarno, menunjukkan buah kopi yang siap petik di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Minggu (14/4/2019).-Harian Jogja - Jalu Rahman Dewantara
29 Oktober 2019 17:47 WIB Monica Seftaviani Sijabat Suara Mahasiswa Share :

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling populer di dunia. Sejak dulu hingga sekarang, minuman yang satu ini memang tetap menjadi primadona. Para penikmat pun kopi di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan semakin menjamurnya bisnis kedai kopi atau coffee shop di berbagai kota di seluruh Indonesia.

Saat ini bisnis kedai kopi menjadi salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan berkembangnya tren minum kopi di kedai kopi atau biasa disebut nongkrong. Minum kopi kini tidak hanya identik dengan kegiatan yang dilakukan oleh kaum bapak saja, anak muda pun menjadikan kegiatan minum kopi sebagai sebuah gaya hidup dan sebagai sarana menunjukkan eksistensi mereka.

Menurut data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018, jumlah penduduk yang termasuk kategori pemuda adalah sebesar 63,82 juta jiwa. Jumlah tersebut merupakan seperempat dari total penduduk Indonesia. Jika dilihat dari banyaknya jumlah pemuda tersebut, trend konsumsi kopi di kalangan pemuda berpotensi besar meningkatkan jumlah konsumsi kopi di Indonesia.

Pernyataan tersebut didukung oleh data yang bersumber dari International Coffee Organization (ICO) yang menunjukkan adanya trend kenaikan konsumsi kopi di Indonesia. Pada 2015, ICO merilis data pertumbuhan jumlah peminum kopi di Indonesia, yaitu sebesar 8%, lebih besar daripada pertumbuhan dunia yang hanya mencapai 6%. Selaras dengan ICO, data Hasil Proyeksi Konsumsi Kopi di Indonesia yang dirilis oleh Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian yang dirilis pada tahun 2018 pun menunjukkan terjadinya peningkatan konsumsi kopi nasional selama empat tahun terakhir. Rata-rata pertumbuhan konsumsi kopi nasional mencapai angka 2,49%.

Melihat data peningkatan konsumsi kopi tersebut, tak dapat dipungkiri bahwa bisnis kedai kopi merupakan bisnis yang memiliki prospek yang baik kedepannya. Kini para pebisnis hanya perlu menginovasikan konsep kedai kopi yang unik agar dapat menarik para konsumen, sehingga mampu bersaing di dalam bisnis ini. Inovasi dalam pilihan menu yang disajikan pun dapat memengaruhi kesuksesan kedai kopi tersebut.

Saat ini kopi dapat disajikan dengan campuran berbagai bahan-bahan lain, seperti susu segar, buah alpukat, dan lain-lain. Kualitas dari kopi yang disajikan pun dapat memberikan dampak yang besar bagi kesuksesan kedai kopi tersebut. Indonesia, sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, memiliki banyak jenis kopi yang ditanam di berbagai daerah di seluruh penjuru Tanah Air.

Perkembangan bisnis kedai kopi ini diharapkan mampu mendorong konsumsi kopi domestik sehingga para petani kopi lokal tidak bingung akan menjual kemana hasil perkebunannya, jika mereka ingin menjualnya di dalam negeri. Pemerintah dan perbankan pun seharusnya dapat lebih lagi memberikan kemudahan bagi para investor/pebisnis yang hanya memiliki modal kecil untuk dapat melakukan peminjaman modal, sehingga bisnis kedai kopi ini dapat lebih berkembang lagi dan dapat memajukan perekonomian Indonesia.

*Penulis merupakan mahasiswi Diploma 4 Jurusan Statistika Peminatan Statistika Ekonomi Politeknik Statistika STIS