Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Foto ilustrasi/freepik
Produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan, mempunyai nilai gizi dan/atau efek fisiologis, mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino dan/atau bahan lain bukan tumbuhan yang dapat dikombinasi dengan tumbuhan.
Produk mulvitamin, minuman energi, campuran vitamin-mineral, kitosan, glutamin, DHA, Omega 3-6-9, echinacea, squalene, kolagen dan lain-lain.
Suplemen kesehatan mengandung bahan-bahan mikronutrien berupa trace mineral, vitamin maupun asam amino yang diperlukan sebagai nutrisi esensial bagi tubuh. Kurang memadainya asupan mikronutrien dapat mengganggu respons imun saat tubuh menghadapi virus atau bakteri. Hal tersebut dapat menimbulkan kerentanan terhadap infeksi yang akan meningkatkan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas), oleh karena itu diperlukan suplemen kesehatan
Konsumsi suplemen kesehatan kebanyakan ditujukan untuk memelihara sistem kekebalan tubuh agar tetap berjalan dengan baik. Namun, konsumsi tersebut tetap mempertimbangkan kondisi masing-masing (apakah ada penyakit penyerta) dan kondisi kesehatan tertentu, sehingga diperlukan konsultasi dengan tenaga kesehatan.
5. Apakah diperbolehkan mengonsumsi suplemen kesehatan setiap hari?
Suplemen kesehatan pada dasarnya diperlukan oleh mereka yang tidak cukup mendapat zat mikronutrien khusus dari makanannya. Bila seseorang tidak mendapat asupan cukup untuk mikronutrien tertentu maka tubuhnya tidak akan sehat, termasuk tidak dapat melawan virus dan bakteri yang menyerangnya karena sistem imunnya tidak berfungsi sempurna. Oleh karena itu pada saat kita menghadapi ancaman penyakit infeksi, orang cenderung minum vitamin karena tidak yakin apakah dirinya sudah cukup mendapat vitamin dan mineral dari makanannya sehari-hari. Tidak salah mengonsumsi suplemen namun perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.
Penggunaan atau konsumsi suplemen kesehatan bertujuan sebagai pelengkap khususnya dalam memelihara kesehatan dan membantu agar tubuh pulih dari kondisi penyakit tertentu. Selain itu penting diperhatikan bahwa suplemen kesehatan tidak bertujuan untuk menggantikan makanan sehari-hari, karena kandungan zat gizi dalam suplemen terbatas. Konsumsi makanan yang aman, bergizi dan seimbang diharapkan sudah akan mencukupi kebutuhan zat gizi harian.
Orang dengan kondisi fisik kesehatan tertentu, atau orang yang memerlukan suatu zat gizi spesifik tertentu. Misalnya orang setelah patah tulang memerlukan suplemen kalsium dalam jumlah tinggi, anak-anak dengan pertumbuhan lambat memerlukan suplemen protein, ibu hamil memerlukan suplemen vitamin. Seharusnya orang yang dalam kondisi sehat tidak perlu mengonsumsi suplemen, cukup dengan mengatur pola makan dengan makanan yang bergizi.
Sebelum diedarkan di masyarakat, suplemen kesehatan wajib memiliki izin edar dari Badan POM baik yang diproduksi di dalam negeri maupun impor.
Suplemen yang terdaftar berarti telah ada jaminan keamanan, manfaat dan khasiat dari Badan POM, sehingga perlu dipastikan bahwa suplemen yang akan dikonsumsi, telah legal/terdaftar.
Suplemen yang telah terdaftar, pada labelnya dilengkapi dengan tulisan SI/SD/SL diikuti 9 digit angka, SI adalah suplemen impor, SD suplemen dalam negeri dan SL suplemen yang diproduksi berdasarkan lisensi.
Suplemen yang belum memiliki izin edar dari Badan POM atau ilegal, tidak boleh diperjualbelikan, dan konsumen sebaiknya tidak membeli karena tidka ada jaminan keamanan, mutu dan manfaat pada produk ilegal.
Meskipun suplemen dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang kurang, namun suplemen tidak dapat menggantikan manfaat dari konsumsi makanan konvensional. Kebutuhan nutrisi akan lebih baik dipenuhi dengan mengonsumsi makanan, karena dalam makanan terdapat banyak serat dan zat lainnya yang dapat bersinergi dengan nutrisi makanan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan seseorang.
Konsumsi makanan yang aman, bergizi dan berimbang terlebih dahulu, lalu konsumsi suplemen jika diperlukan.
Selalu cek KLIK (cek kemasan, label, izin edar dan kadaluwarsa), serta membaca aturan pakai agar tidak terjadi asupan yang berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.