Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Dosen Prodi Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Titis Wisnu Wijaya./Istimewwa
Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan hikmah bagi umat Islam. Selain sebagai momen untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan pentingnya pendidikan, terutama di era digital seperti saat ini.
Dalam Islam, pendidikan memiliki kedudukan yang sangat tinggi, sebagaimana termaktub dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11: "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."(QS. Al-Mujadilah: 11).
Ayat ini menunjukkan ilmu memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat manusia di hadapan Allah SWT. Di era digital, di mana teknologi berkembang pesat, pendidikan menjadi lebih mudah diakses. Namun, tantangan yang muncul juga semakin kompleks, terutama dalam menjaga nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran.
Pendidikan di era digital memiliki banyak peluang dan tantangan. Era digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Kini, ilmu pengetahuan dapat diperoleh dengan lebih cepat melalui berbagai platform daring. Namun, kemudahan ini juga harus disertai dengan kebijaksanaan dalam menyaring informasi.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."(HR. Muslim)
Hadis ini menegaskan pentingnya semangat dalam menuntut ilmu, termasuk dalam memanfaatkan teknologi secara positif. Oleh karena itu, umat Islam harus bijak dalam menggunakan teknologi agar tetap sejalan dengan nilai-nilai agama.
Agar pendidikan di era digital tetap memberikan manfaat yang optimal, beberapa langkah yang bisa diambil antara lain mnanamkan nilai-nilai akhlak Islam dalam penggunaan Teknologi dengan menjaga etika dalam berkomunikasi dan berbagi Informasi, juga menghindari penyebaran berita hoaks atau informasi yang tidak jelas sumbernya.
Kemudian menggunakan teknologi untuk memperdalam ilmu agama dengan cara mengikuti kajian daring, membaca kitab digital, serta mengakses tafsir dan hadis melalui platform terpercaya, mendidik generasi muda untuk lebih bertanggung jawab dalam dunia digital serta mengajarkan generasi muda adab dalam menggunakan media sosial serta pentingnya menjaga waktu agar tidak terbuang sia-sia.
Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan bagaimana pendidikan di era digital dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Islam sangat mendorong umatnya untuk menuntut ilmu dan menjadikannya sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 30 Juni 2026 lengkap dengan lokasi layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta jadwal Satpas Polres Gunungkidul.
Meksiko vs Ekuador di babak 32 besar Piala Dunia 2026. El Tri sempurna 3 kemenangan tanpa kebobolan, sementara Ekuador baru menjungkalkan Jerman. Saksikan!
Penembakan terjadi di kawasan nobar Piala Dunia di San Pedro Square, California. Satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka serius.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Brasil memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Jepang 2-1 berkat gol Gabriel Martinelli pada menit 90+6.