Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat Porprov Jateng 2026 di Semarang. Panitia masih menelusuri kronologi kejadian.
Foto ilustrasi. /JIBI-Nicolous Irawan
Hidup itu singkat. Allah ingin agar hidup yang singkat ini digunakan untuk mengerjakan kebajikan yang banyak. Sebaliknya, syaithan ingin berbuat maksiat yang banyak. Kualitas hidup manusia dipengaruhi kedua arus ini. Arus positif (rabbany) menarik ke jalan lurus yang bermuara di surga (wallahu yad\'uu ilaa daaris salaam wa yahdi man yasyaa\'u ilaa shirathil mustakim) sedangkan arus negatif (syaithany) menarik manusia pada jalan sesat yang bermuara di neraka.
Syaithan adalah kumpulan jahat yang beranggotakan bangsa jin dan manusia (minal jinnati wan naasi). Godfather dari geng ini bernama Iblis. Iblis yang berasal dari golongan jin sejak semula telah bertekad untuk menggelincirkan seluruh manusia dari jalan-Nya (la ughwiyanahum ajma\'ien). Hanya hamba yang ikhlas saja yang mampu lolos dari tipu dayanya (illaa \'ibaadika minhumul mukhlashin).
Karena begitu hebat tipu dayanya, kita diminta agar selalu waspada. Jangan sampai dipalingkan syaithan dari jalan Allah (wa laa yashuddannakumusy syaithan). Berulang-ulang kita diingatkan syaithan adalah musuh yang nyata (\'aduwun mubien). Karena syaithan adalah musuh, kita dilarang berteman dengan syaithan. Orang-orang yang boros adalah temannya syaithan. Kita dilarang boros agar tidak dikategorikan sebagai temannya syaithan (wa laa tubadldlir tabdliiran, innal mubadldliriina kaanuu ikhwaanasy syayaatin).
Menjadikan syaithan sebagai teman saja dilarang, apalagi menjadikannya sebagai tuhan. Allah mengingatkan agar kita tidak menyembah syaithan (laa ta\'buduu syaithana). Meskipun fatal dari segi konseptual, manusia bisa saja menjadi penyembah syaithan. Pola relasi ganjil semacam ini tidak terjadi begitu saja, tapi berproses tahap demi tahap. Manusia meniru syaithan sejengkal demi sejengkal, hingga akhirnya mengadopsi seluruh cara hidup syaithan. Itulah mengapa kita dilarang meniru syaithan sekalipun dalam perkara yang sederhana. Kita dilarang makan atau minum dengan tangan kiri karena itu adalah gayanya syaithan.
Allah mengingatkan agar kita tidak mengikuti langkah-langkah syaithan (wa laa tatabi\'uu khutuwatisy syaithan). Mengikuti langkah syaithan akan membawa kita pada kesesatan dan kebinasaan. Esensi dari konsep \'syaithan\' adalah penyesatan. Jika seorang manusia menyesatkan sesamanya, dia bukan sekedar menjadi pengikut syaithan, tapi sudah bermutasi menjadi syaithan itu sendiri. Manusia yang bermutasi menjadi syaithan tidak hanya menempuh jalan yang sesat, tapi juga menyesatkan orang lain. Bukan hanya mengerjakan maksiat tetapi juga menganjurkan orang lain untuk bermaksiat.
Secara teknis, syaithan dari golongan manusia lebih berbahaya. Jika syaithan dari golongan jin hanya mampu memberi bisikan ke dalam hati, syaithan dari golongan manusia bisa memberi bisikan langsung ke telinga. Tidak seperti syaithan dari golongan jin yang dibelenggu selama bulan puasa, syaithan dari golongan manusia bisa tetap leluasa menggoda.
*Penulis merupakan Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat Porprov Jateng 2026 di Semarang. Panitia masih menelusuri kronologi kejadian.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,