Advertisement

OPINI: Panen Kreativitas

Alfian Putri, Guru SD Islam Terpadu Luqman Al hakim Sleman
Selasa, 26 Juli 2022 - 07:31 WIB
Maya Herawati
OPINI: Panen Kreativitas Alfian Putri, Guru SD Islam Terpadu Luqman Al hakim Sleman

Advertisement

Salah satu keterampilan Abad 21 yang harus dimiliki adalah kreativitas. Kreativitas merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengembangkan, melaksanakan, dan menyampaikan gagasan baru kepada khalayak. Kreativitas bukan dipelajari namun harus dilatih. Lalu, bagaimana dan kapan kita harus melatih kreativitas?

Pada 2020 Indonesia tercatat menduduki peringkat ke-85 di Indeks Inovasi Global dan tidak dapat masuk ke dalam 10 negara terbaik di Asia. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas bangsa di Indonesia harus terus ditingkatkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan mengasah kreativitas peserta didik di sekolah.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Banyak guru di Indonesia masih enggan untuk melakukan inovasi pembelajaran karena takut jika menambah beban kerja, tidak sesuai dengan standar kelulusan, peserta didik tidak mampu, dan banyak hal lainnya. Dari pemikiran yang demikian, akhirnya dari tahun ke tahun hanya sedikit saja inovasi yang dilakukan. Di sini, keberanian guru untuk mengambil keputusan terhadap pelaksanaan pembelajaran memiliki peran yang sangat penting.

Pada 2022, SD Islam Terpadu Luqman AL Hakim Sleman mencoba membuat desain ujian praktik yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ujian praktik pada muatan pelajaran IPA dan Bahasa Indonesia digabung dalam sebuah proyek. Proyek ini mengharuskan peserta didik untuk membuat produk atau melakukan aksi untuk mengatasi masalah yang ada di sekitarnya. Tak disangka, kreativitas peserta didik sangat mengagumkan.

Ujian praktik berbasis proyek dan masalah ini diawali dengan memberikan panduan kepada peserta didik. Guru menjelaskan apa saja yang harus dilakukan dalam menyelesaikan proyek ini kemudian memberikan bimbingan secara individual kepada peserta didik yang kesulitan. Jika dibayangkan, guru akan merasa berat namun, ketika dilakukan guru pun akan merasa antusias melihat perkembangan dari ide-ide yang dimiliki oleh peserta didiknya.

Pembiasaan

Kesuksesan peserta didik dalam menemukan ide dipengaruhi oleh pembiasaan oleh guru. Jika peserta didik terbiasa belajar dengan sistem yang terpusat pada peserta didik, maka mereka akan lebih aktif. Pembiasaan ini dapat dilakukan oleh guru secara pelan-pelan. Mulai dari mengambil keputusan, menentukan ide, dilakukan secara berkelompok, dan lainnya. Artinya, untuk menjadikan peserta didik aktif guru harus membiasakannya. Dengan keaktifannya ini, maka peserta didik akan terbiasa berpikir dan memunculkan ide-ide kreativitas.

Sebagai contoh pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang dapat dilakukan adalah membuat kompas sederhana. Guru kadang berpikir bahwa untuk membuat kompas, maka guru harus memberikan petunjuk yang runut agar peserta didik tidak salah.

Advertisement

Hal tersebut tidak salah, namun jika peserta didik dirasa mampu mencari informasi, maka guru dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menentukan cara seperti apa yang akan mereka gunakan untuk membuat kompas.

Penugasan membuat kompas tersebut juga dapat dilakukan dengan misi tersembunyi. Sebagai contoh, guru memberikan ilustrasi cerita tentang si petualang yang menyusuri hutan. Namun, petualang tersebut kehilangan kompas dan tersesat.

Lalu guru memberi tantangan siapa yang dapat menolong si petualang tersebut. Guru memberikan pendampingan terhadap upaya yang dilakukan oleh peserta didik dalam menolong si petualang.

Advertisement

Pembiasaan pemecahan masalah pada peserta didik dapat mengasah kreativitasnya. Peserta didik yang disuguhi permasalahan, akan berusaha mencari ide-ide yang tepat untuk mengatas permasalahan. Namun, perlu diperhatikan bobot permasalahan harus disesuaikan dengan kemampuan peserta didik di setiap perkembangannya. Semakin sering dilakukan, maka sensitivitas peserta didik terhadap ide-ide akan semakin bagus. Ide-ide yang dimunculkan itulah bagian dari kreativitas.

 

Kebebasan

Salah satu unsur yang mampu mengasah kreativitas adalah kebebasan. Kebebasan dalam ini bukan berarti peserta didik dibiarkan begitu saja. Kebebasan yang diberikan adalah membiarkan peserta didik mengeksplorasi hal-hal baru. Tujuan dari diberikan kebebasan adalah agar peserta didik dapat berkreasi tanpa batasan-batasan di awal ide tersebut muncul. Tidak jarang, ide-ide brilian muncul dari peserta didik dan sebelumnya tak terlintas oleh guru. Tugas guru selanjutnya memberikan arahan atau pendampingan dari kreativitas peserta didik.

Advertisement

Ruang dan Kesempatan

Memberi ruang dan kesempatan artinya guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan kreativitasnya. Ruang yang diberikan dapat dimulai dari skala kecil hingga lebih luas lagi. Misalnya, berawal dari kesempatan di dalam kelompok, di kelas, sekolah, hingga peserta didik mampu menunjukkan kreativitasnya di luar sekolah.

Hasil ujian praktik kolaborasi muatan pelajaran IPA dan Bahasa Indonesia menunjukkan bahwa kreativitas peserta didik SD Islam Terpadu Luqman AL Hakim Sleman sangat luar biasa. Saat proses pengerjaan, banyak peserta didik yang datang dan konsultasi kepada guru.

Advertisement

Ada yang mengambil permasalahan dari lingkungan kelas, rumah, masyarakat, bahkan permasalahan yang sedang dialami oleh negara Indonesia. Contohnya, ada peserta didik yang membuat rangkuman materi dalam bentuk power point yang menarik. Hal ini dikarenakan peserta didik tersebut merasa belajar dengan membaca catatan yang ditulis tangan terlalu membosankan dan kurang menarik. Dengan menggunakan power point, dia menjadi lebih semangat dalam belajar sehingga lebih mudah dalam memahami ateri.

Permasalahan yang diselesaikan dalam skala rumah misalnya pembuatan oven sinar matahari. Berawal dari seringnya listrik mati ketika menggunakan banyak peralatan elektronik di rumahnya, maka dia mendapatkan ide dengan membuat oven sinar Matahari. Oven ini didesain dengan menggunakan sifat matahari yang menembus benda bening dan diperangkap dalam kotak berwarna gelap.

Dengan desain yang dia buat, maka suhu di dalam kotak tersebut meningkat dan dapat melelehkan cokelat dan membuat telur menjadi matang. Selain membuat oven sinar matahari, banyak kreativitas dari peserta didik lain yang tidak kalah bagus. Contohnya, membuat lilin aroma terapi dari minyak jelantah, membuat sabun dari lidah buaya, membuat alat pengumpul jarum pentol, dan masih banyak lagi.

Selanjutnya, tidak sedikit peserta didik yang mengambil permasalahan dalam skala besar seperti penanggulangan sampah dan mencegah terjadinya longsor yang kerap terjadi di Indonesia. Peserta didik mencoba mendesain sebuah aksi dengan penjelasan yang sangat menarik dan sangat mudah dipahami. Mereka mengampanyekan aksi mereka melalui media sosial dan berbagai platform digital lainnya. Ada juga peserta didik yang mengolah sampah plastik menjadi tas rajut yang sangat cantik. Para guru pun sangat kagum dengan karya tersebut dan memesannya untuk digunakan sehari-hari.

Panen kreativitas pada ujian praktik yang diselenggarakan oleh SD Islam Terpadu Luqman AL Hakim Sleman adalah salah satu bukti bahwa kreativitas itu bisa dimunculkan sejak kecil. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi 10, 15, atau 20 tahun lagi. Namun, kita saat ini dapat memilih untuk melakukan perubahan besar melalui hal-hal kecil setiap harinya.

Membiasakan, memberi kebebasan, ruang, dan kesempatan adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik kita saat ini yang nantinya akan menjadi para pemimpin. Dengan kreativitas yang sudah diupayakan sejak kecil, maka mereka akan terbiasa pula menjadi problem solver untuk permasalahan-permasalahan yang terjadi pada waktu yang akan mendatang.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Perempuan Bangsa DIY Tolak Politik Uang dan SARA di Pemilu 2024

Bantul
| Rabu, 07 Desember 2022, 03:27 WIB

Advertisement

alt

Kabar Gembira! Tiket Tambahan Konser Westlife di Jakarta Tahun Depan Sudah Tersedia

Hiburan
| Selasa, 06 Desember 2022, 14:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement