Advertisement
OPINI: Membangun Kembali Pertumbuhan Ekonomi melalui Sport Tourism
Y. Sigit Widiyanto, Badan Pelaksana Otorita Borobudur
Advertisement
Pariwisata merupakan salah satu andalan bagi pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian secara cepat dan efisien. Berbagai jenis pariwisata telah dikembangkan untuk mengangkat pariwisata Indonesia di mata dunia. Salah satu jenis pariwisata yang kini mulai dilirik adalah wisata olahraga, yakni wisata yang dikombinasikan dengan olahraga atau yang lebih dikenal dengan istilah (sport tourism).
Pariwisata menurut Undang-Undang No.9/1990 tentang Kepariwisataan adalah segala suatu yang berhubungan dengan wisata termasuk pengusahaan, daya tarik wisata dan atraksi wisata serta usaha-usaha yang berhubungan dengan penyelenggaraan pariwisata.
Advertisement
Pengertian tersebut meliputi semua kegiatan yang berhubungan dengan perjalanan wisata, paket wisata, sebelum dan selama dalam perjalanan dan kembali ke tempat asal, pengusahaan daya tarik atau atraksi wisata. Usaha dan sarana wisata berupa usaha jasa, biro perjalanan, pramuwisata, usaha sarana, akomodasi dan usaha-usaha lain yang berkaitan dengan pariwisata. Salah satu bentuk rekreasi yang sangat digandrungi oleh masyarakat dunia adalah sport tourism.
Sport torism Sesuai dengan namanya, adalah wisata yang dikombinasikan dengan olahraga. United Nations World Tourism Organizations (UNWTO) menjelaskan, sport tourism adalah sektor wisata yang pertumbuhannya paling cepat, karena semakin banyak wisatawan yang tertarik pada aktivitas olahraga.
Sport tourism terbagi menjadi dua, yaitu hard sports tourism, dan soft sports tourism. Hard sport tourism adalah pariwisata olahraga yang terkait dengan event besar reguler seperti Olimpiade, Asian Games, Sea Games, World Cup, dll.
Sedangkan soft sport tourism merupakan kegiatan olahraga wisata yang berkaitan dengan tren atau gaya hidup pada sutau negara atau daerah,
Karakteristik dari sport tourism itu adalah bagian dari suatu event olahraga yang dilaksanakan dalam rangka menunjang pariwisata. kini di Indonesia semakin banyak ajang kompetisi yang mengundang atlet dunia dan menghadirkan banyak penonton, mulai dari Jakarta Marathon, Indonesia Open, hingga Tour de Ijen di Banyuwangi & Tour de Singkarak di Sumatera Barat serta Sail Bunaken di Manado.
Penyelenggaraan event sport tourism dirasa sangat membantu bagi pemulihan perekonomian masyarakat di saat pandemi sudah melandai, Keperluan wisatawan dengan adanya event tersebut akan cepat bertumbuh, kebutuhan seperti akomodasi, tempat tinggal sementara untuk wisatawan.
Jasa boga dan restoran, industri jasa di bidang penyelenggaraan makanan dan minuman yang dikelola secara komersial. Transportasi dan jasa angkutan, industri usaha jasa yang bergerak di bidang angkutan darat, laut dan udara. Menparekraf mengatakan sport tourism merupakan tren pariwisata baru yang memiliki pasar cukup besar. Di Indonesia sendiri pertumbuhannya bisa mencapai hampir Rp18,790 triliun sampai dengan tahun 2024.
Usaha dan sarana wisata berupa usaha jasa, biro perjalanan, pramuwisata, usaha sarana, akomodasi dan usaha-usaha lain yang berkaitan dengan pariwisata. Kepariwisataan berfungsi memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan intelektual setiap wisatawan dengan rekreasi dan perjalanan serta meningkatkan pendapatan negara untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Multiplier Effect Mandalika
Gelaran MotoGP yang diadakan di kawasan lima destinasi super prioritas Indonesia, hal ini sekaligus menandai bahwa pemerintah konsisten dengan upaya membangun Bali Baru pada pembangunan Pariwisata di Indonesia. Upaya membuat Bali Baru ini adalah untuk memeratakan perekonomian masyarakat Indonesia melalui sektor Pariwisata, Adanya Bali Baru telah meningkatkan perekonomian di daerah destinasi wisata, penyebaran lapangan pekerjaan serta distribusi wisatawan yang lebih merata.
Gelaran event MotoGP dan WSBK merupakan sarana promosi yang bertaraf Internasional bagi produk produk UMKM. Dari laporan dari Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengatakan Pagelaran Grand Prix 2022 di Mandalika ini telah menarik minat 1.500 produk UMKM unggulan dari 14 provinsi.
Produk yang akan ditampilkan terdiri dari kategori otomotif, merchandise, souvenir, healthy product serta food and beverages. Hal ini membuktikan bahwa efek dari penyelenggaraan balapan MotoGP dan WSBK merupakan pemicu bergeraknya perekonomian rakyat. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkirakan pagelaran balap motor kelas dunia MotoGP Mandalika 2022 bakal menghasilkan perputaran ekonomi senilai hingga Rp500 miliar dan menyerap 11.000 tenaga kerja.
Di sisi lain, Sirkuit Mandalika dibangun tidak hanya digunakan untuk balapan semata, akan tetapi Sirkuit Mandalika juga dibuat sebagai tempat promosi kejuaraan balap internasional seperti MotoGP dan WSBK di Mandalika menawarkan potensi branding yang sangat besar bagi Indonesia. Karena diliput lebih dari 200 negara di seluruh dunia.
Artinya ketika digelar, Indonesia sudah menjadi bagian dari pemain global bahwa negara ini aman, maju, negara yang ramah karena orang tidak perlu khawatir datang ke Indonesia karena bisa menggelar (balapan) dengan sukses. Secara jangka panjang akan memberikan keuntungan finansial dari tumbuhnya kepercayaan tersebut.
Jadi dapat di simpulkan bahwa penyelenggaran MotoGP di Mandalika mempunyai banyak keuntungan bagi masyarkat dan bangsa Indonesia yaitu:
- Meningkatnya sektor pariwisata, baik dari sisi kreativitas pelaku wisata maupun kuantitasnya.
- Lebih dihargai Negara lain karena mampu menyelenggarkan balapan kelas dunia.
- Promosi luar biasa terhadap Indonesia karena acara tersebut diliput oleh lebih dari 200 negara.
- Meningkatnya Investasi di Indonesia
- Dapat memperkenalkan budaya Indonesia yang bineka.
.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








