RIFKA ANNISA: Dating Online yang Aman

Ilustrasi - Pixabay
30 Januari 2021 06:27 WIB Media Digital Aspirasi Share :

Halo kak perkenalkan nama aku Berlin, mahasiswa di salah satu kampus di Jogja. Di circel pertemananku banyak banget yang melakukan dating online, entah itu lewat aplikasi tinder, beechat, meow chat dan lain-lain. Beberapa temanku berhasil mendapatkan teman baru bahkan pacar baru melalui aplikasi itu. Tapi beberapa yang lain justru kena tipu dari aplikasi itu, hingga terburuknya saat mereka bertemu langsung si perempuan dijebak hingga terjadilah pemerkosaan. Nah yang ingin aku tanyakan bagaimana ya caranya supaya kita aman berkenalan dengan orang baru melalui aplikasi dating online?

Jawab:

Halo Berlin, senang berkenalan denganmu dan terima kasih menceritakan pengalamanmu melihat perilaku orang-orang sekitarmu yang menggunakan aplikasi dating online atau kencan melalui media daring. Disini kita memang perlu hati-hati dan cerdas bersosial media sebelum menggunakan aplikasi apapun, ini ada tips yang bisa kamu lakukan untuk bermain aman di dating online.

Pertama, pilih aplikasi terpercaya. Melalui play store kita bisa melihat berapa rating dari setiap aplikasi dating online itu, jangan lupa kita juga bisa membaca review atau ulasan pengguna sebelumnya.

Kedua, jaga privasimu. Jangan mempublikasi informasi personalmu secara detail, misalnya nama lengkap, kamu bisa cukup mencantumkan nama panggilanmu. Jangan memasukkan data di mana kamu kuliah seperti kampusmu, fakultasmu, bahkan jurusan dan angkatanmu. Satu hal lagi, tidak perlu sampai berbagi password media. Jangan masukkan juga alamat terlalu detail. Oh iya jangan pernah upload KTP/KM/SIM atau identitas lainmu di sosial media apa pun.

Ketiga, cukup di room itu. Di aplikasi dating online pasti ada room untuk berbagi percakapan, foto atau video yang bisa kita gunakan untuk saling mengenal. Tapi sering kali saat kita terlalu mudah percaya dengan gampangnya kita beralih ke sosial media lain yang lebih privat, seperti Whatsapp atau Line. Saran kami selagi kamu belum benar-benar kenal baik dan mendalam dengan dia, jangan pindah ke aplikasi lain.

Kelima, manfaatkan Google Image. Foto sama aslinya kok beda? Coba telusuri apakah dia menggunakan foto asli atau bukan, bisa kamu search menggunakan google image. Jika dia menggunakan foto orang-orang terkenal seperti artis, Youtuber, influencer yang populer, biasanya akan ketahuan karena muncul di search engine atau mesin pencari.

Kelima, momen kencan pertama. Mungkin ini yang sedang kamu tunggu, saat kencan pertama saran kami jangan pergi sendiri, kamu bisa ajak teman dekatmu untuk menemani. Lalu usahakan lebih baik di keramaian. Juga jika kamu punya kendaraan sendiri untuk bertemu, sebaiknya kamu gunakan kendaraanmu sendiri. Jika tidak memilikinya kamu bisa menggunakan aplikasi ojek atau taksi online. Jangan mudah terbuai jika orang asing yang baru kamu kenal mengantar atau menjemputmu di kosan/ dirumah. Berdasarkan pengalaman pendampingan di Rifka Annisa, hal ini bisa menjadi berbahaya jika orang tersebut mengetahui dimana kamu tinggal.

Terakhir, berani berkata tidak. Sikap asertif atau berani berkata tidak ini perlu kamu miliki jika orang asing yang kamu kenal melalui dating app ini sudah melanggar privasimu atau memintamu melakukan hal-hal yang tidak kamu senangi. Jika sudah sangat mengganggu kamu bisa memanfaatkan aplikasi report di masing-masing sosial media atau bahkan blokir kenyamananmu diganggu. Semoga bermanfaat.

 

Rubrik ini kerja sama Harian Jogja dengan Rifka Annisa. Kirim pertanyaan, opini maupun tulisan Anda mengenai gender, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hukum ataupun korban kekerasan ke rifka@rifka-annisa.org atau konsultasi.rifka.annisa@gmail.com. Untuk layanan konseling silakan menghubungi nomor telepon (0274) 553333 atau hotline 085799057765 (konseling perempuan dan anak), 085100285002 (konseling laki-laki). Anda juga bisa mengunjungi kantor kami di Jalan Jambon IV Kompleks Jatimulyo Indah, Tegalrejo, Jogja.