Harga BBM Hari Ini Kamis 24 September 2026, Pertamax Tetap
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Titis Wisnu Wijaya
Tak ada lagi sosok seperti Nabi Muhammad SAW di dunia ini. Beliau telah berjuang untuk agama Allah dan untuk umatnya. Beliau yang akan memberikan syafa’atnya kepada kita nanti.
Seharusnya tidak perlu lagi ada alasan untuk mengenal beliau dengan lebih dekat. Tidak ada lagi alasan untuk tidak mengidolakan beliau. Bukan justru mengenal dan mengidolakan yang tidak memberi kebaikan dan yang tidak tepat untuk kita jadikan teladan. Suri tauladan terbaik yang ada di dunia ini adalah Nabi Muhammad SAW Sosok yang terlupakan karena banyak yang melupakan beliau dan mengidolakan artis yang ngetren kekinian.
Tertulis dengan jelas dalam Qur’an Surat al–Ahzab [33]: 21: Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”
Teringat satu hal yang menyentuh hati dan bila kita resapi, tetesan air mata tak dapat terbendung, yaitu ketika Nabi Muhammad SAW dalam sakratul maut, hingga Malaikat Jibril merasa sedih apabila beliau wafat, namun Nabi masih memikirkan dan mempedulikan kita sebagai umatnya. Dalam untaian kata-kata beliau lirih seraya menahan kesakitan, “Umatku… Umatku… Umatku…”. Ingatlah perjuangan beliau untuk kita. Masihkah kita mau mengidolakan seseorang selain beliau?
Kehidupan di dunia hanya sementara, dibandingkan dengan kehidupan di akhirat yang kekal selamanya. Yang perlu kita ingat, umur dunia sudah semakin menua. Apabila kita tidak menyadarinya, sama seperti kita tidak menyempurnakan iman kita. Percaya kepada hari kiamat adalah salah satu rukun iman yang wajib kita tanamkan dalam jiwa dan hati kita.
Jika kita ingin berjumpa dengan Nabi dan dikenal oleh Nabi di hari akhir nanti, lakukanlah sebuah pendekatan kepada beliau. Mengakui saja bahwa kita sebagai umatnya tidaklah cukup, tetapi kita harus mengamalkan segala sesuatu yang telah beliau tunjukan kepada kita. Memanglah tidak mudah, tetapi setidaknya niatkan untuk belajar lebih dekat dengan Baginda Rasullullah SAW Memperbaiki akhlak secara perlahan, dan yang paling penting yaitu selalu memperbaiki niat kita untuk melakukan hal yang lebih baik dari hari kemarin.
Saat ini kita berada dalam momentum yang tepat, Ramadan tahun ini pemerintah masih mengimbau masyarakat untuk banyak menghabiskan waktu di rumah saja atau istilah gaulnya Work from Home dan Study from Home guna menanggulangi penyebaran Virus Covid-19.
Dalam situasi ini, tidak ada alasan lagi untuk mendalami ilmu agama selama di rumah. Rutin membaca Al-Qur’an, membaca kumpulan hadits sahih, termasuk dalam salat kita selalu bersewalat untuk beliau, tidak hanya berselawat saja namun sambil memperbaiki bacaannya dengan belajar tajwid. Banyak cara untuk dapat lebih dekat dan mengenal beliau, tidak ada kata tidak, untuk meluruskan niat kita harus paksa diri kita untuk melakukannya. Ketika kita memiliki sebuah deadline pekerjaan, jika tidak dipaksa maka pekerjaan itu tidak akan selesai tepat pada waktunya, bukan begitu?
Semoga kita selalu menjaga keimanan kita bahwa kematian dan kiamat adalah sesuatu yang pasti terjadi. Kita tidak pernah tahu kapan Malaikat Izrail datang untuk mencabut nyawa kita, untuk para kamu muda ingatlah, syarat mati tidak harus tua dan kita tidak akan pernah tahu kapan Malaikat Israfil meniup sangkakala. Semoga pula kita akan dipertemukan dengan seorang yang kita idolakan dan kita rindukan, dan tentunya yang paling mulia, Nabi Muhammad SAW. Aamiin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Karangmojo belum mengenal bangku sekolah. Deklarasi Bocah Pinter digelar untuk mendorong PAUD.
Jumlah investor reksa dana di DIY mencapai 375.672 SID pada Agustus 2026, tumbuh 40,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Realisasi Dana Desa Sleman 2026 tercatat 51,97% per 8 Oktober. DPMK menyebut masih banyak realisasi di lapangan yang belum diinput.
Kajari Konawe Fachrizal ditangkap Kejati Sultra terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Kasusnya kini diserahkan ke Kejagung untuk diperiksa.
Kabupaten Magelang mengukuhkan 20 dewan hakim untuk menilai 443 peserta MTQ, MQK, dan Festival Rebana 2026.