Advertisement

Mindfulness dalam Ritual Beribadah di Bulan Ramadan

Anita Aisah, Dosen Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Kamis, 07 April 2022 - 07:07 WIB
Maya Herawati
Mindfulness dalam Ritual Beribadah di Bulan Ramadan Anita Aisah, Dosen Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Advertisement

Marhaban ya Ramadan, Alhamdulillah telah sampailah kita pada bulan yang paling mulia. Setiap insan yang beriman pasti berharap bisa mendapatkan lailatul qadar di Bulan Ramadan di tahun 2022 ini. Agar mendapat lailatul qadar  maka semangat beribadah selama bulan Ramadan seharusnya tetap dijaga, bahkan semakin ditingkatkan sampai di 10 hari terkahir. Menjaga semangat beribadah supaya tetap stabil memang tidak mudah seperti membalik telapak tangan.

Ada berbagai metode di dalam Psikologi agar semangat perilaku ibadah kita tetap terjaga. Penulis akan mengenalkan istilah mindfulness. Apabila kita mencari di web, maka akan ditemukan berbagai informasi terkait istilah ini. Berbagai aspek juga sudah dikaitkan dengan mindfulness, misalnya mindfulness parenting, mindfulness dalam Islam, terapi mindfulness, pelatihan mindfulness dan masih banyak lagi.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Baer (2006) mendefinisikan mindfulness sebagai kesadaran penuh pada individu yang berfokus pada pengalaman saat ini dan menerima tanpa memberikan penilaian. Mindfulness merupakan upaya individu untuk here dan now pada situasi yang dihadapi. Purwanto merumuskan mindfulness dalam Islam. Ciri khas mindfulness dalam Islam menurut Purwanto adalah sadar bahwa Allah selalu membersamai individu di dalam setiap situasi. Jadi ada tambahan definisi untuk istilah mindfulness dalam Islam, yaitu tidak hanya berfokus pada pengalaman saat ini, tetapi juga berfokus bahwa ada Allah yang membersamai.

Pada tulisan ini peneliti ingin mengaitkan praktik mindfulness dalam perilaku ibadah selama bulan Ramadan. Tujuan akhirnya adalah agar kita dapat menikmati setiap perilaku ibadah kita sehingga tidak hanya ritualistik belaka. Praktik mindfulness dalam beribadah pada dasarnya mengkondisikan diri agar benar-benar hadir pada situasi ritual ibadah kita. Ritual ibadah yang dimaksudkan pada tulisan ini terkait ibadah yang berhubungan perbuatan fisik yaitu salat, zakat, jihad, haji dan puasa.

Penulis mencoba mengaplikasikan mindfulness berdasarkan aspek mindfulness yang dikemukakan oleh Baer dan dimodifikasi dengan konsep mindfulness dalam Islam oleh Purwanto. Aspek pertama dalam mindfulness adalah observasi. Individu melakukan observasi seluruh pikiran, perasaan, dan sensasi dengan kesadaran pada setiap perilaku ibadahnya. Sebagai contoh, dalam perilaku salat, individu mengobservasi pikiran, perasaan dan sensasinya selama melakukan salat. Individu berusaha merasakan dan tidak melakukan observasi selain perilaku yang sedang dialaminya.

Aspek kedua adalah deskripsi. Individu mendeskripsikan stimulus yang hadir pada saat itu. Apabila dikaitkan dengan Islam, individu juga perlu mendeskripsikan dengan menghadirkan Allah di dalam perilaku ibadahnya. Individu juga dapat mengkondisikan bahwa dirinya sedang dibersamai dan diawasi oleh Allah SWT.

Aspek ketiga adalah bertindak dengan kesadaran. Segala perilaku ibadah yang dilakukan perlu dilakukan dengan penuh kesadaran. Jika Baer mendirikan aspek ketiga ini dengan kondisi fokus secara penuh dengan perhatian yang tidak terbagi, maka insan yang beriman wajib menyertakan Allah di dalam setiap tindakan. Individu bertindak secara sadar dengan tujuan agar dekat dengan Allah. Misalnya pada perilaku memberi, individu melakukan dengan sadar dan hanya fokus agar dekat dengan Allah. Ketika tidak mendapatkan pujian dari manusia, individu tidak akan sakit hati.

Melalui mindfulness pada perilaku ritual ibadah, maka individu akan bertambah imannya, memiliki fisik dan mental yang sehat, tidak mudah cemas maupun depresi, memandang positif tentang kehidupannya dan memiliki hubungan positif dengan orang lain. Individu perlu mindfulness setiap melakukan perilaku ritual ibadah di bulan Ramadan sebagai upaya mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pesan DKP Gunungkidul, Kalau Bosan Pelihara Ikan Predator Jangan Dibuang!

Gunungkidul
| Minggu, 05 Februari 2023, 17:27 WIB

Advertisement

alt

Lirik 'Angin' Dewa 19, Lagu Pembuka Konser di JIS

Hiburan
| Minggu, 05 Februari 2023, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement