JAGONGAN: Tanya Jawab tentang Suplemen Kesehatan

Foto ilustrasi - freepik
13 Desember 2021 07:07 WIB Etty Rusmawati, Balai Besar POM di Yogyakarta Aspirasi Share :

  1. Apa suplemen kesehatan itu?

Produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan, mempunyai nilai gizi dan/atau efek fisiologis, mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino dan/atau bahan lain bukan tumbuhan yang dapat dikombinasi dengan tumbuhan.

  1. Apa contoh produk suplemen?

Produk mulvitamin, minuman energi, campuran vitamin-mineral, kitosan, glutamin, DHA, Omega 3-6-9, echinacea, squalene, kolagen dan lain-lain.

  1. Mengapa suplemen kita perlukan

Suplemen kesehatan mengandung bahan-bahan mikronutrien berupa trace mineral, vitamin maupun asam amino yang diperlukan sebagai nutrisi esensial bagi tubuh. Kurang memadainya asupan mikronutrien dapat mengganggu respons imun saat tubuh menghadapi virus atau bakteri. Hal tersebut dapat menimbulkan kerentanan terhadap infeksi yang akan meningkatkan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas), oleh karena itu diperlukan suplemen kesehatan

 

  1. Apa tujuan mengkonsumsi suplemen?

Konsumsi suplemen kesehatan kebanyakan ditujukan untuk memelihara sistem kekebalan tubuh agar tetap berjalan dengan baik.   Namun, konsumsi tersebut tetap mempertimbangkan kondisi masing-masing (apakah ada penyakit penyerta) dan kondisi kesehatan tertentu, sehingga diperlukan konsultasi dengan tenaga kesehatan.

 5. Apakah diperbolehkan mengonsumsi suplemen kesehatan setiap hari?

Suplemen kesehatan pada dasarnya diperlukan oleh mereka yang tidak cukup mendapat zat mikronutrien khusus dari makanannya.  Bila seseorang tidak mendapat asupan cukup untuk mikronutrien tertentu maka tubuhnya tidak akan sehat, termasuk tidak dapat melawan virus dan bakteri yang menyerangnya karena sistem imunnya tidak berfungsi sempurna. Oleh karena itu pada saat kita menghadapi ancaman penyakit infeksi, orang cenderung minum vitamin karena tidak yakin apakah dirinya sudah cukup mendapat vitamin dan mineral dari makanannya sehari-hari.  Tidak salah mengonsumsi suplemen namun perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.

  1. Apakah suplemen bisa mencukupi kebutuhan akan zat gizi?

Penggunaan atau konsumsi suplemen kesehatan bertujuan sebagai pelengkap khususnya dalam memelihara kesehatan dan membantu agar tubuh pulih dari kondisi penyakit tertentu.  Selain itu penting diperhatikan bahwa suplemen kesehatan tidak bertujuan untuk menggantikan makanan sehari-hari, karena kandungan zat gizi dalam suplemen terbatas.  Konsumsi makanan yang aman, bergizi dan seimbang diharapkan sudah akan mencukupi kebutuhan zat gizi harian.

  1. Siapa yang bisa mengonsumsi suplemen kesehatan?

Orang dengan kondisi fisik kesehatan tertentu, atau orang  yang memerlukan suatu zat gizi spesifik tertentu.  Misalnya orang setelah patah tulang memerlukan suplemen kalsium dalam jumlah tinggi, anak-anak dengan pertumbuhan lambat memerlukan suplemen protein, ibu hamil memerlukan suplemen vitamin.   Seharusnya orang yang dalam kondisi sehat tidak perlu mengonsumsi suplemen, cukup dengan mengatur pola makan dengan makanan yang bergizi.

  1. Bagaimana cara mendapatkan suplemen kesehatan yang aman?

Sebelum diedarkan di masyarakat, suplemen kesehatan wajib memiliki izin edar dari Badan POM baik yang diproduksi di dalam negeri maupun impor.

Suplemen yang terdaftar berarti telah ada jaminan keamanan, manfaat dan khasiat dari Badan POM, sehingga perlu dipastikan bahwa suplemen yang akan dikonsumsi, telah legal/terdaftar.

Suplemen yang telah terdaftar, pada labelnya dilengkapi dengan tulisan SI/SD/SL diikuti 9 digit angka, SI adalah suplemen impor, SD suplemen dalam negeri dan SL suplemen yang diproduksi berdasarkan lisensi.

Suplemen yang belum memiliki izin edar dari Badan POM atau ilegal, tidak boleh diperjualbelikan, dan konsumen sebaiknya tidak membeli karena tidka ada jaminan keamanan, mutu dan manfaat pada produk ilegal.

  1. Bagaimana tips mengonsumsi suplemen yang aman?

Meskipun suplemen dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang kurang, namun suplemen tidak dapat menggantikan manfaat dari konsumsi makanan konvensional.  Kebutuhan nutrisi akan lebih baik dipenuhi dengan mengonsumsi makanan, karena dalam makanan terdapat banyak serat dan zat lainnya yang dapat bersinergi dengan nutrisi makanan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan seseorang.

Konsumsi makanan yang aman, bergizi dan berimbang terlebih dahulu, lalu konsumsi suplemen jika diperlukan.

Selalu cek KLIK (cek kemasan, label, izin edar dan kadaluwarsa), serta membaca aturan pakai agar tidak terjadi asupan yang berlebihan.