Advertisement

Puasa Bermedia Sosial selama Ramadan

Titis Wisnu Wijaya, Dosen Prodi Teknologi Informasi UMY
Selasa, 26 April 2022 - 07:07 WIB
Maya Herawati
Puasa Bermedia Sosial selama Ramadan Titis Wisnu Wijaya, Dosen Prodi Teknologi Informasi UMY

Advertisement

Marhaban Yaa Ramadan. Hari demi hari berlalu begitu cepat. Tak terasa Ramadan sudah menginjak hampir mencapai dua minggu. Semoga semangatnya akan tetap terpancar hingga akhir Ramadan nanti, Aamiin ya rabb. Selama Ramadan tentunya banyak sekali kegiatan dan aktivitas yang perlu disesuaikan supaya lebih optimal dalam melaksanakan ibadah puasa.

Apalagi kita masih dikelilingi virus Covid-19 yang tak kunjung mereda, otomatis kegiatan di luar pun masih terbatas mengingat masih belum kuatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Nah, untuk menghilangkan kejenuhan, maka media sosial menjadi teman terbaik dalam menjalani masa seperti sekarang ini. Namun, di saat bulan puasa ada baiknya kita mengurangi porsi bermedia sosial. Apakah ini perlu dilakukan? Kenapa ya kita sebaiknya ikut “puasa” bermedia sosial?

Advertisement

Kembali ke esensi puasa itu sendiri bahwa bukan hanya sekadar menahan rasa lapar dan dahaga semata, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk hal negatif seperti menjaga pikiran, lisan dan pandangan. Lalu apakah media sosial merupakan pemicu berkurangnya pahala puasa? Tidak juga. Dalam satu sisi, penggunaan media sosial membawa banyak manfaat di digital era ditambah lagi di masa pandemi seperti saat ini untuk saling mengucapkan salam hangat menyambut bulan Ramadan, video call dengan sanak saudara nan jauh di sana, saling chatting untuk melepas rindu karena tidak bisa bertemu. Sedih dan pilu dalam menahan rindu pun hilang seketika. Tapi tidak semua orang menyikapi penggunaan media sosial dengan hal yang positif. Pasti ada saja halangan ataupun godaan datang saat kita bermedia sosial. Oleh karenanya, tidak ada salahnya kita perlu puasa bermedia sosial paling tidak selama Ramadan.

Dengan puasa bermedia sosial, kita bisa terhindar dari sesuatu hal yang bisa membuat puasa kita jadi makruh. Misalnya, jika terlalu sering berselancar di media sosial dan ujungnya hanya membuang waktu, membuat hati menjadi iri melihat postingan orang lain, sehingga tidak tahan untuk bergibah dengan yang lain. Kita bisa menggunakan waktu untuk hal lain yang lebih berfaedah. Mulai membuat porsi dalam menggunakan media sosial sesuai kebutuhan saja. Gunakan gadget yang kita miliki untuk mendengarkan kajian, membaca Al-Qur’an melaui aplikasi, menambah hafalan surat-surat pendek, membaca artikel keagamaan dan banyak lagi hal bermanfaat lainnya. Atau mau yang lebih ekstrem coba uninstall media sosial favorit kita. Berat banget memang kalau yang satu ini.  Pada intinya, kita hanya perlu memprioritaskan hal-hal yang dapat menambah keberkahan dalam menjalani ibadah puasa. Apakah tertarik untuk mencoba puasa bermedia sosial selama Ramadan? Semoga kita selalu terjaga kesehatan, keimanan dan keistikomahannya dalam menjalani ibadah puasa di bulan yang penuh dengan keberkahan ini. Stay safe and stay healthy. Aamin yaa rabbal aalamiin.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Banyak Jadwal Donor Darah di Jogja 21 Mei 2022, Cek Lokasinya!

Jogja
| Sabtu, 21 Mei 2022, 11:07 WIB

Advertisement

alt

Energik, Ini Lagu-Lagu yang Dibawakan NCT Dream di Konser Semalam

Hiburan
| Sabtu, 21 Mei 2022, 08:17 WIB

Advertisement

Advertisement