Ini Dia Aktivitas Ngabuburit Paling Diminati Pengguna Tokopedia

Ilustrasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto
10 Mei 2019 12:37 WIB MediaDigital Hikmah Ramadan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Kehadiran Ramadan merupakan momen yang paling dinantikan. Masyarakat Muslim di seluruh Indonesia memanfaatkan kesempatan istimewa ini untuk memperkuat iman dengan ibadah, serta mempererat tali silaturahmi antara keluarga dan teman melalui banyak kegiatan yang dapat dilakukan menjelang berbuka puasa.

Kegiatan yang biasa disebut oleh masyarakat sebagai ‘ngabuburit’ ini memiliki keunikan tersendiri, dan setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menghabiskan waktu menjelang azan Magrib. Biasanya kegiatan ini meliputi acara berkumpul sama teman, belanja aneka macam takjil, atau sekedar bersantai di rumah bersama keluarga.

Main Game
Seiring berjalannya waktu, kegiatan ngabuburit semakin bervariasi. Salah satu kegiatan ngabuburit yang menjadi favorit saat ini adalah bermain game. Pada bulan Ramadan tahun 2018 lalu, misalnya, Tokopedia mencatat peningkatan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap pembelian voucher game sebesar lebih dari 100 persen dibandingkan dengan jumlah transaksi rata-rata voucher game per bulan.

Dua game yang menjadi favorit para pengguna Tokopedia adalah Mobile Legend dan Point Blank Limit. Melihat antusiasme tersebut, bermain game bisa menjadi salah satu pilihan tepat untuk menghilangkan rasa bosan ketika menunggu waktu berbuka puasa.

Agar waktu bisa dimanfaatkan secara maksimal, sebaiknya permainan dimulai dua jam sebelum berbuka puasa. Tetap perhatikan waktu agar momen berbuka puasa tidak terlewatkan.

Nonton Film
Selain voucher game, menonton bioskop tetap menjadi salah satu aktifitas ngabuburit yang populer bagi pengguna Tokopedia. Tren pembelanjaan di Tokopedia menunjukkan bahwa pengguna senang mengisi waktu dengan menonton film di bioskop selama bulan Ramadan.

Hal ini terbukti dengan tingginya peningkatan transaksi M-Tix di Tokopedia sebesar lebih dari 100 persen dibandingkan dengan rata-rata transaksi per bulan pada tahun 2018.

Apabila malas keluar rumah untuk menonton film, maka menonton film di rumah secara streaming menjadi pilihan lain yang bisa dilakukan untuk ngabuburit. Saat ini tersedia begitu banyak pilihan layanan streaming film berbayar, sehingga semua orang akan semakin mudah untuk dapat menikmati acara favorit di rumah, baik sendiri maupun bersama teman dan keluarga.

Berburu Tiket Mudik
Tren ketiga yang paling populer untuk ngabuburit yang diamati di Tokopedia yaitu mencari dan memesan tiket pesawat dan kereta untuk berbagai macam kebutuhan, baik itu untuk persiapan liburan atau pun persiapan transportasi mudik yang mendesak atau last-minute.

Meskipun pada umumnya masyarakat memesan tiket transportasi untuk mudik sekitar tiga bulan hingga satu tahun sebelumnya, ternyata masih ada pengguna Tokopedia yang membeli tiket pesawat atau kereta kurang dari satu bulan sebelum Hari Lebaran.

Data internal Tokopedia menunjukkan bahwa pada bulan Ramadan tahun 2018, tercatat adanya peningkatan jumlah pembelian tiket pesawat sebesar lebih dari 60 persen, serta kenaikan pada jumlah pembelian tiket kereta sebesar lebih dari 80 persen.

Ketiga kegiatan tersebut tersedia di Tokopedia sehingga dapat dinikmati oleh para pengguna. Selama bulan Ramadan, pengguna Tokopedia dapat memanfaatkan promo spesial berupa cashback hingga Rp 350.000 untuk ngabuburit dengan kode promo TOPED yang berlaku selama periode 1-31 Mei 2019.

Selain itu, bulan Ramadan ini akan diramaikan dengan rangkaian Ramadan Ekstra yang digelar dari tanggal 6 Mei 2019 sampai dengan puncak perayaan Ramadan Ekstra pada tanggal 17 Mei 2019. Selama Ramadan Ekstra, pengguna Tokopedia dapat menikmati berbagai kemudahan yaitu Gratis Ongkos Kirim, Kupon THR (Tokopedia Hadiah Ramadan), dan Paket Umrah Gratis.

Selain itu, masyarakat dan pengguna Tokopedia dapat berbagi kebaikan lebih di bulan Ramadan melalui Top Donasi 500, yang memungkinkan masyarakat berdonasi setiap bertransaksi dan dana yang terkumpul akan disalurkan kepada anak-anak putus sekolah di Yayasan Nara Kreatif.