Advertisement

Ramadan Bulan Penuh Berkah

Rinasa Agistya Anugrah, Dosen Program Studi Teknologi Mesin, Program Vokasi UMY
Kamis, 14 April 2022 - 07:07 WIB
Maya Herawati
Ramadan Bulan Penuh Berkah Rinasa Agistya Anugrah, Dosen Program Studi Teknologi Mesin, Program Vokasi UMY

Advertisement

Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Walau pun saat ini masih dalam kondisi ketidakpastian kapan wabah pandemi kapan berakhir, bulan ini selalu mempunyai makna. Maka seorang muslim yang mengerti dan menjalankan kebaikan di dalamnya pasti senantiasa mendapatkan berkahnya. Allah sebagai tuhan pemberi berkah yang selalu melimpahkannya kepada hamba-Nya yang taat dan Dialah Maha Kuasa atas segala sesuatu, seperti tercantum pada Al Qur’an Surah Al-Mulk ayat 1.

Segala keberkahan itu berada di tangan Allah. Pada Surah Al-A’rof ayat 96 juga dijelaskan bahwa Allah-lah yang membagikan dan melimpahkan berkah itu kepada semua penduduk Bumi. Syaratnya mereka beriman dan bertakwa.

Advertisement

Berkah diambil dari bahasa Arab yaitu Barokah, dari segi bahasa artinya nikmat. Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa berkah itu ziyadatul khair yaitu adanya peningkatan kebaikan. Menurut Imam Nawawi yang menyatakan dalam syarah Shahih Muslim, berkah itu memiliki dua arti yaitu: pertama, tumbuh dan berkembang atau bertambah. Kedua, kebaikan yang berkesinambungan. Jadi berkah itu sesuatu yang luar biasa, karena seseorang yang diberkahi Allah akan mendapat kebaikan yang melimpah.

Pertanyaannya adalah apa saja kebaikan yang akan didapatkan oleh orang yang diberkahi Allah. Antara lain bertambahnya kebaikan dalam hidupnya. Kebaikan itu bisa berupa rezeki yang melimpah, ketaatan yang bertambah, anak-anak saleh dan salehah, keluarga sakinah mawaddah warrahmah, dan lain sebagainya.

Banyaknya keberkahan yang diberikan Allah selama bulan Ramadan ini maka bulan ini sering disebut juga dengan Syahrul Barakah, bulan penuh berkah. Adapun alasan mengapa bulan ini penuh berkah karena beberapa hal sebagai berikut: adanya malam Lailatul Qadar yakni malam yang lebih baik dari seribu bulan, dibukakannya pintu kebaikan oleh Allah, bulan Ramadan juga diistilahkan sebagai Syahrul Tilawah, yaitu bulan waktu untuk  membaca Al Qur’an atau bulan mempelajari dan memahami isi dari Al Qur’an. Kemudian bulan Ramadan menjadikan hati untuk mudah bersedekah, dilipatgandakannya pahala dari amalan sunah yang dilakukan, diampuni dosa-dosa, dikabulkannya doa, dan memberi makanan serta minuman bagi orang-orang yang berbuka puasa akan mendapat pahala puasa orang itu tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.

Sebagai puncak berkah di bulan Ramadan, kita banyak mendapat ampunan Allah (syahrul maghfirah). Seperti Firman Allah dalam surah Ali Imran: 133 yang memerintahkan kita untuk bersegera kepada ampunan Allah karena surga milik-Nya hanya disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

Oleh karena itu, setelah kita memahami bahwa sedemikian melimpahnya berkah di bulan Ramadan maka hendaklah kita selalu bersyukur atas limpahan keberkahan Allah. Dalam kondisi sulit di mana wabah Covid-19 ini belum mereda dan masih dimungkinkan akan ada lonjakan berikutnya, namun kita selalu dapat sisi positifnya jika kita bisa memahami makna melimpahnya keberkahan di bulan Ramadan ini. Semoga kita selalu dalam perlindungan Allah SWT dan dapat dipertemukan kembali pada bulan Ramadan di tahun berikutnya. Amin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Siang Hari Hanya Sleman yang Berawan

Jogja
| Jum'at, 27 Januari 2023, 05:07 WIB

Advertisement

alt

Unik! Peragaan Busana Viktor & Rolf Tampilkan Ball Gown Terbalik

Hiburan
| Jum'at, 27 Januari 2023, 02:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement